Sabtu, 03 November 2012

cara membuat logo windows vista dengan corel draw

Pada artikel ini saya akan menjelaskan cara membuat lambang windows vista.

1. Buka aplikasi Corel draw, setelah anda masuk Corel draw lalu buat halaman baru (ctrl+N)
2. Setelah itu buat lingkaran agak besar dengan ellipse tool (F7), dan beri warna lingkaran tersebut dengan warna biru tua
3. Buat elips di atas lingkaran tadi dengan ellipse tool (F7), lalu beri warna biru muda dan letakan elips di bawah lingkaran
Photobucket
4. Setelah itu klik interactive blend tool Photobucket untuk membuat efek sinar, setelah itu klik gambar elips yang berwarna biru tadi dan tarik ke atas
Photobucket
5. Atur number of steps or offset between blend shapes dari 20 menjadi 70
Photobucket
6. Setelah dirubah number of steps or offset between blend shapes, maka akan jadi seperti ini
Photobucket
7. Setelah itu buat objek kotak dengan rectangle tool (F6)
Photobucket
8. Klik kanan pada objek kotak, tekan convert to curves (ctrl+Q)
9. Buat objek kotak tadi menjadi miring dengan bantuan shape tool (F10)
Photobucket
10. Lalu bengkokan bagian atas dan bawahnya ke atas masih dengan bantuan shape tool (F10), seperti gambar ini
Photobucket
11. Copy menjadi 4 bagian, seperti logo windows, dan beri warna seperti gambar di bawah ini
Photobucket
12. Selanjutnya kita akan memaikna efek gradasi dengan bantuan fountain fill dialog (F11) Photobucket
13. Klik gambar yang berwarna merah, lalu klik fountain fill dialog, lalu atur setingannya menjadi Type: Radial, dan To:Yellow (rubah menjadi warna kuning), dan perhatikan gambar kotak dibawah ini, buat gradasi seperti itu (warna kuning berada di sebelah pojok kanan abawah)
Photobucket
14. Dan hasilnya akan seperti ini
Photobucket
15. Warnai yang lain seperti itu dengan langkah ke 13, bedanya jika warna hijau gradasinya ke warna kuning, warna biru gradasinya ke warna putih, warna orange gradasinya ke warna light yellow (kuning muda)
Photobucket
16. Setelah beres group objek tersebut (ctrl+G)Photobucket
17. Selanjutnya kita akan memberikan efek bayangan dengan bantuan interactive drop shadow tool Photobucket
18. Tapi sebelumnya klik dulu objek yang akan kita beri efek bayangan dan seting letak bayangannya Photobucket
19. Klik preset listnya dan pindahkan ke flat bottom right, setelah di klik gambar akan menjadi seperti ini
Photobucket
20. Ubah warna bayangannya menjadi biru tua pada drop shadow color, dan rubah setingan drop shadow opacity menjadi 45, dan drop shadow feathering menjadi 9
Photobucket
21. Setelah itu satukan lambang windows tadi ke lingaran yang telah tadi kita buat
Photobucket
22. Buat elips di bagian atas lingkaran lalu beri warna putih tanpa outline
Photobucket
23. Klik elips berwarna putih tadi dan berikan efek transparan dengan bantuan interactive transparency tool Photobucket, cara menggunakannya seperti interactive blend tool. Dan gambarpun akan seperti ini
Photobucket
24. Pindahkan lambang windows ke atas dengan menekan tombol sift+page up
Photobucket
25. Ganti backgroundnya jadi warna hitam, agar lebihhidup dan terlihat 3d, dan hasil akhirnya seperti ini.
Photobucket

kalo masih bingung download videonya, tonton, trus praktek deh.

Sabtu, 11 Agustus 2012

TUTORIAL POWERPOINT


Microsoft PowerPoint dipergunakan untuk membuat program Slide atau presentasi tertentu yang akan ditampilkan pada projektor, ataupun dengan peralatan lainnya.  Program Aplikasi ini adalah produk dari Microsoft Co. yang terpaketkan dalam satu produk bernama Microsoft Office.  Hingga saat ini Microsoft PowerPoint telah mencapai Versi 9 atau yang dikenal dengan Versi 2000.  Penuntun ini bersifat bimbingan ringkas yang hendaknya dihadapi anda sebagai pembaca pada perangkat komputernya secara langsung.  Ikuti langkah-langkah yang diberikan pada setiap tahapan yang ada, dan selamat mencoba.


I.    Memulai Program.

Untuk memulai program Microsoft PowerPoint, langkah-langkah yang harus anda lakukan adalah sebagai berikut :

(1)      Klik menu Start F Program  F Microsoft PowerPoint
(2)      Sehingga anda akan menjumpai kotak dialog berikut :
(3)      Pada kotak dialog tersebut anda dihadapkan pada beberapa pilihan, yaitu : AutoContentWizard (untuk membuat presentasi dengan dibantu oleh program),Design Template (untuk membuat presentasi dengan menggunakan kerangka presentasi yang telah disediakan oleh program), Blank presentation (untuk membuat presentasi kosong atau baru menurut kehendak anda), dan Open an existing presentation (untuk membuka file presentasi yang pernah anda simpan atau anda buat).  Pilih salah satu yang anda inginkan, misalnya Blank Presentasion.
(4)      Untuk mengakhiri bagian ini maka anda dapat mengklik button OK untuk menyetujui pilihan anda atau button Cancel untuk membatalkan pilihan anda.

Langkah selanjutnya silahkan anda ikuti petunjuk pada bagian berikutnya dari lembar penuntun ini.

II.    Memilih Bentuk Tampilan Slide

Pemilihan bentuk tampilan slide ini hanya akan tampil bila anda memilih pembuatan presentasi baru dengan menggunakan pilihan Blank Presentationseperti yang telah saya sampaikan pada bahasan terdahulu. Adapun tampilan pemilihan bentuk slide tersebut adalah seperti berikut ini :
















Pada pilihan tersebut tampak ada beberapa pilihan bentuk tampilan Slide yang telah disediakan oleh program, antara lain : Title Slide, Bulleted List, 2 Column Text, Table, Text & Chart, Chart & Text, Organzation Chart, Chart, Text & Clip Art, Clip Art & Text, Title Only, dan Blank.  Pilihlah salah satu sesuai dengan bentuk slide presentasi yang anda inginkan, bila telah terpilih maka kliklah button OK.  Sebagai contoh kita akan memilih Title Slide sebagai slide awal presentasi kita.

III.  Menyisipkan Slide Baru.

Bila kita telah melakukan pembuatan suatu slide, dan kita ingin membuat atau menyisipkan suatu slide baru, maka langkah-langkah pelaksanaannya adalah sebagai berikut :
(1)   Klik menu Insert F New Slide, atau menekan tombol keyboard CTRL + M.
(2)   Selanjutnya anda kembali akan dihadapkan pada kotak dialog New Slide seperti yang anda lihat pada penjelasan bagian II tadi.

IV.  Menyimpan File Presentasi.

Untuk menyimpan file presentasi yang telah anda buatkan slide-slidenya, maka langkah-langkah yang anda laksanakan adalah sebagai berikut :
(1)   Klik menu File F Save atau tekan tombol CTRL+S atau klik icon Save
(2)   Bila file yang disimpan adalah baru pertama kali atau belum ada namanya, maka pada tahap ini anda ketikan nama filenya, misalnya : Presentasi Harry , lalu anda tekan tombol ENTER.
V.  Mengakhiri Program.

Untuk mengakhiri program Microsoft PowerPoint yang sedang aktif, maka langkah-langkah yang anda laksanakan adalah sebagai berikut :

(1)   Kliklah menu File F Exit, atau klik icon Close.
(2)   Bila anda belum menyimpan file presentasi yang dibuat maka akan muncul kotak dialog seperti berikut. Pada pilihan yang disediakan kliklah button Yes untuk menyimpan file presentasi, atau klik button No untuk tidak menyimpanya, atau Cancel untuk membatalkan proses mengakhiri program Microsoft PowerPoint ini.

VI.   Membuka File Presentasi Yang Ada


Untuk membuka file presentasi yang telah anda simpan sebelumnya, langkah-langkah yang anda laksanakan adalah sebagai berikut :

(1)    Kliklah menu File F Open atau tekan tombol CTRL + O atau klik icon Open.
(2)    Berikutnya anda klik file presentasi yang ada pada kotak dialog Open, atau ketik nama file presentasinya pada textbox  File name.
(3)    Klik button Open atau tekan tombol ENTER.

VII.  Membuat Background Slide


Untuk membuat background atau gambar latar dari slide yang dibuat maka langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :
(1)     Klik kanan tombol mouse pada posisi pointer dibagian kosong dari slide, sehingga muncul menu pop-up seperti gambar disebelah ini.
(2)     Lalu pilihlah pilihan Background, atau tekan tombol Alt + k, sehingga akan muncul kotak dialog seperti berikut ini
(3)     Lalu klik combo box yang ada untuk kemudian pilihlah warna yang ada, atau klik pilihan More Colors, atau Fill Effects (untuk menentukan background dengan efek-efek tertentu).
Pada pemilihan efek-efek tertentu maka anda akan menjumpai kotak dialog seperti berikut ini :
Pilihlah tabulasi Gradient untuk memberikan warna dengan gaya gradasi warna tertentu, atau pilih tabulasi Texture untuk memilih gambar texture tertentu, atau pilih tabulasi Pattern untuk memilih gaya arsiran tertentu, atau pilih tabulasi Picture untuk memilih file foto atau gambar sebagai gambar latar.  Bila sudah terpilih maka kliklah button OK.
(4)     Untuk menerapkannya pilihan latar yang dipilih, kliklah button Apply untuk hanya pada slide yang diedit, dan Apply to All untuk semua slide yang dibuat.

VIII.   Membuat Animasi pada Obyek.

Untuk membuat animasi pada obyek langkah-langkah yang anda laksanakan adalah sebagai berikut :
(1)     Klik kanan obyek yang bersangkutan, sehingga akan muncul menu PopUp seperti berikut ini.
(2)     Selanjutnya pilihlah pilihan Custom Animation sehingga muncul kotak dialog Custom Animation seperti gambar disebelahnya.
(3)     Pada tabulasi Effects yang ada pilihlah efek animasi yang tersedia, dan bila perlu suara yang akan disertakan pada saat efek sedang berfungsi.
(4)     Untuk mengotomatiskan atau mengatur waktu penampilan animasi obyek maka pilihlah tabulasi Order & Timing dan tentukan Star Animation-nya.
(5)     Untuk menerapkan animasi yang telah terpilih beserta pengaturannya pada obyek tersebut, maka kliklah button OK, tetapi bila ingin melihat dulu bagaimana hasilnya kliklah button Preview.

IX.   Mengatur Transisi Antar Slide dan Penayangan Slide.

Untuk mengatur perubahan antar slide (slide transition) ikuti petunjuk berikut :
(1)    Pada slide yang muncul, kliklah menu Slide Show.
(2)    Selanjutnya pilihlah pilihan Slide Transition….
(3)    Berikutnya tentukanlah Efek transisinya, otomatisasi slide dan waktunya, serta Sound atau suara yang menyertai proses perpindahan slide.
(4)    Bila akan diterapkan pada hanya satu slide, maka kliklah button Apply. Bila anda akan menerapkan pengaturan transisi pada semua slide kliklah button Apply to All.

Untuk mengatur Penayangan Slide (Set Up Show), maka kliklah menu Slide Show, lalu diikuti dengan mengklik pilihan Set Up Show.  Selanjutnya aturlah pilihan pengaturan yang ada, dan bila sudah selesai kliklah button OK.

TUTORIAL POWERPOINT


Microsoft PowerPoint dipergunakan untuk membuat program Slide atau presentasi tertentu yang akan ditampilkan pada projektor, ataupun dengan peralatan lainnya.  Program Aplikasi ini adalah produk dari Microsoft Co. yang terpaketkan dalam satu produk bernama Microsoft Office.  Hingga saat ini Microsoft PowerPoint telah mencapai Versi 9 atau yang dikenal dengan Versi 2000.  Penuntun ini bersifat bimbingan ringkas yang hendaknya dihadapi anda sebagai pembaca pada perangkat komputernya secara langsung.  Ikuti langkah-langkah yang diberikan pada setiap tahapan yang ada, dan selamat mencoba.


I.    Memulai Program.

Untuk memulai program Microsoft PowerPoint, langkah-langkah yang harus anda lakukan adalah sebagai berikut :

(1)      Klik menu Start F Program  F Microsoft PowerPoint
(2)      Sehingga anda akan menjumpai kotak dialog berikut :
(3)      Pada kotak dialog tersebut anda dihadapkan pada beberapa pilihan, yaitu : AutoContentWizard (untuk membuat presentasi dengan dibantu oleh program),Design Template (untuk membuat presentasi dengan menggunakan kerangka presentasi yang telah disediakan oleh program), Blank presentation (untuk membuat presentasi kosong atau baru menurut kehendak anda), dan Open an existing presentation (untuk membuka file presentasi yang pernah anda simpan atau anda buat).  Pilih salah satu yang anda inginkan, misalnya Blank Presentasion.
(4)      Untuk mengakhiri bagian ini maka anda dapat mengklik button OK untuk menyetujui pilihan anda atau button Cancel untuk membatalkan pilihan anda.

Langkah selanjutnya silahkan anda ikuti petunjuk pada bagian berikutnya dari lembar penuntun ini.

II.    Memilih Bentuk Tampilan Slide

Pemilihan bentuk tampilan slide ini hanya akan tampil bila anda memilih pembuatan presentasi baru dengan menggunakan pilihan Blank Presentationseperti yang telah saya sampaikan pada bahasan terdahulu. Adapun tampilan pemilihan bentuk slide tersebut adalah seperti berikut ini :
















Pada pilihan tersebut tampak ada beberapa pilihan bentuk tampilan Slide yang telah disediakan oleh program, antara lain : Title Slide, Bulleted List, 2 Column Text, Table, Text & Chart, Chart & Text, Organzation Chart, Chart, Text & Clip Art, Clip Art & Text, Title Only, dan Blank.  Pilihlah salah satu sesuai dengan bentuk slide presentasi yang anda inginkan, bila telah terpilih maka kliklah button OK.  Sebagai contoh kita akan memilih Title Slide sebagai slide awal presentasi kita.

III.  Menyisipkan Slide Baru.

Bila kita telah melakukan pembuatan suatu slide, dan kita ingin membuat atau menyisipkan suatu slide baru, maka langkah-langkah pelaksanaannya adalah sebagai berikut :
(1)   Klik menu Insert F New Slide, atau menekan tombol keyboard CTRL + M.
(2)   Selanjutnya anda kembali akan dihadapkan pada kotak dialog New Slide seperti yang anda lihat pada penjelasan bagian II tadi.

IV.  Menyimpan File Presentasi.

Untuk menyimpan file presentasi yang telah anda buatkan slide-slidenya, maka langkah-langkah yang anda laksanakan adalah sebagai berikut :
(1)   Klik menu File F Save atau tekan tombol CTRL+S atau klik icon Save
(2)   Bila file yang disimpan adalah baru pertama kali atau belum ada namanya, maka pada tahap ini anda ketikan nama filenya, misalnya : Presentasi Harry , lalu anda tekan tombol ENTER.
V.  Mengakhiri Program.

Untuk mengakhiri program Microsoft PowerPoint yang sedang aktif, maka langkah-langkah yang anda laksanakan adalah sebagai berikut :

(1)   Kliklah menu File F Exit, atau klik icon Close.
(2)   Bila anda belum menyimpan file presentasi yang dibuat maka akan muncul kotak dialog seperti berikut. Pada pilihan yang disediakan kliklah button Yes untuk menyimpan file presentasi, atau klik button No untuk tidak menyimpanya, atau Cancel untuk membatalkan proses mengakhiri program Microsoft PowerPoint ini.

VI.   Membuka File Presentasi Yang Ada


Untuk membuka file presentasi yang telah anda simpan sebelumnya, langkah-langkah yang anda laksanakan adalah sebagai berikut :

(1)    Kliklah menu File F Open atau tekan tombol CTRL + O atau klik icon Open.
(2)    Berikutnya anda klik file presentasi yang ada pada kotak dialog Open, atau ketik nama file presentasinya pada textbox  File name.
(3)    Klik button Open atau tekan tombol ENTER.

VII.  Membuat Background Slide


Untuk membuat background atau gambar latar dari slide yang dibuat maka langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :
(1)     Klik kanan tombol mouse pada posisi pointer dibagian kosong dari slide, sehingga muncul menu pop-up seperti gambar disebelah ini.
(2)     Lalu pilihlah pilihan Background, atau tekan tombol Alt + k, sehingga akan muncul kotak dialog seperti berikut ini
(3)     Lalu klik combo box yang ada untuk kemudian pilihlah warna yang ada, atau klik pilihan More Colors, atau Fill Effects (untuk menentukan background dengan efek-efek tertentu).
Pada pemilihan efek-efek tertentu maka anda akan menjumpai kotak dialog seperti berikut ini :
Pilihlah tabulasi Gradient untuk memberikan warna dengan gaya gradasi warna tertentu, atau pilih tabulasi Texture untuk memilih gambar texture tertentu, atau pilih tabulasi Pattern untuk memilih gaya arsiran tertentu, atau pilih tabulasi Picture untuk memilih file foto atau gambar sebagai gambar latar.  Bila sudah terpilih maka kliklah button OK.
(4)     Untuk menerapkannya pilihan latar yang dipilih, kliklah button Apply untuk hanya pada slide yang diedit, dan Apply to All untuk semua slide yang dibuat.

VIII.   Membuat Animasi pada Obyek.

Untuk membuat animasi pada obyek langkah-langkah yang anda laksanakan adalah sebagai berikut :
(1)     Klik kanan obyek yang bersangkutan, sehingga akan muncul menu PopUp seperti berikut ini.
(2)     Selanjutnya pilihlah pilihan Custom Animation sehingga muncul kotak dialog Custom Animation seperti gambar disebelahnya.
(3)     Pada tabulasi Effects yang ada pilihlah efek animasi yang tersedia, dan bila perlu suara yang akan disertakan pada saat efek sedang berfungsi.
(4)     Untuk mengotomatiskan atau mengatur waktu penampilan animasi obyek maka pilihlah tabulasi Order & Timing dan tentukan Star Animation-nya.
(5)     Untuk menerapkan animasi yang telah terpilih beserta pengaturannya pada obyek tersebut, maka kliklah button OK, tetapi bila ingin melihat dulu bagaimana hasilnya kliklah button Preview.

IX.   Mengatur Transisi Antar Slide dan Penayangan Slide.

Untuk mengatur perubahan antar slide (slide transition) ikuti petunjuk berikut :
(1)    Pada slide yang muncul, kliklah menu Slide Show.
(2)    Selanjutnya pilihlah pilihan Slide Transition….
(3)    Berikutnya tentukanlah Efek transisinya, otomatisasi slide dan waktunya, serta Sound atau suara yang menyertai proses perpindahan slide.
(4)    Bila akan diterapkan pada hanya satu slide, maka kliklah button Apply. Bila anda akan menerapkan pengaturan transisi pada semua slide kliklah button Apply to All.

Untuk mengatur Penayangan Slide (Set Up Show), maka kliklah menu Slide Show, lalu diikuti dengan mengklik pilihan Set Up Show.  Selanjutnya aturlah pilihan pengaturan yang ada, dan bila sudah selesai kliklah button OK.